Minggu, 12 Oktober 2008

I am Sam

Ini film bagus yang gue rekomendasikan kepada siapapun pecinta film. Berawal dari kekurangkerjaan gue selama liburan, mulailah gue mengacak lemari DVD koleksi kakak gue sampai gue menemukan DVD ini. Awalnya gue kurang tertarik, mengingat covernya yang nggak terlalu stunning menurut gue. Tapi mengingat jajarannya castnya lumayan, Sean Penn, Michelle Pfeiffer, dan little Dakota Fanning, akhirnya gue memutuskan untuk nonton film ini. Konon kabarnya ini adalah film pertamanya Dakota Fanning. Wah, kalo iya ga heran sih aktris kecil ini begitu banyak diperbincangkan orang. Dakota Fanning tampil memukau, gue nggak habis pikir bagaimana mungkin aktris sekecil ini bisa berakting sehebat itu. Terlebih lagi Sean Penn, (hehehehe, actually ini reason utamanya, gue suka banget sama Sean Penn), aktingnya bagus banget. Ini kisah tentang cinta seorang ayah pada anaknya.

Disini diceritakan Sam (Sean Penn) adalah seorang pria yang memiliki keterbatasan pada otaknya, dia hanya mempunyai kapasitas memori otak seorang anak 7 tahun. Dengan segala keterbatasannya, dia berhasil mengasuh anaknya, Lucy (Dakota Fanning) yang langsung ditinggal ibunya begitu keluar dari rumah sakit pasca melahirkan. Nah, dari sinilah kisahnya dimulai. Ada begitu banyak keharuan di film ini. Semuanya berpulang pada cinta. Love is all you need. Dengan segala keterbatasannya Sam menyalurkan sepenuh cinta pada Lucy, dan Lucy pun begitu mencintai ayahnya. Masalah datang karena hukum di Amerika melarang Lucy untuk diasuh oleh ayahnya mengingat keterbatasan fisik yang dimiliki oleh Sam. Oleh karena itu diadakan semacam pengadilan untuk memutuskan nasib Lucy, apakah gadis kecil ini akan tetap diasuh ayahnya atau diadopsi keluarga lain? Sam yang kesehariannya bekerja sebagai pegawai Starbucks lalu berusaha meminta bantuan Rita (Michelle Pfeiffer), seorang pengacara muda yang sukses dan sibuk. Akhirnya Rita pun berhasil dibujuk. Sidang demi sidang dilewati untuk memperjuangkan Lucy.

Gue nggak akan menceritakan bagaimana ending film ini karena gue recommend banget film ini untuk ditonton. 2 jam lebih gue nonton film ini and I just cant stop my tears. Akting Sean Penn yang berperan sebagai orang dengan keterbatasan otak bener-bener stunning. Dia menghidupkan karakter itu dan membuat kita begitu tersentuh. Film ini sekaligus mengajarkan cinta. Cinta, cinta, ya gue tahu hampir semua film menyuarakan hal yang sama. Tapi ini berbeda. Gue belajar disini bahwa cinta sekalipun tidak mengenal batas, nggak ada yang bisa menghalangi besarnya cinta seorang ayah kepada anaknya yang meskipun terpisah mereka tetap berada dalam ikatan yang kuat. Gue selalu menganggap sebuah film itu bagus ketika gue merasa gue bisa ikut berkomunikasi dengan film itu. Film ini membuat gue berkomunikasi sepanjang filmnya, gue belajar dan pikiran gue terbuka. Musik di film ini pun memegang kunci yang membuat film ini begitu menyentuh karena begitu menghidupkan suasana keharuan disana. Dengan remake lagu-lagu The Beatles, film ini jadi tambah indah.

Really guys, you should watch this movie. Damn, this is the best movie I've ever seen!

1 komentar:

fajar mengatakan...

one of my favorite movie, gara2 soundtracknya sih, so beatles!